Setiap pagi menyambut hari, hal pertama yang tak buat aku sabar ialah saat aku bertemu kalian
bersama dengan banyak rasa yang kita lalui. Masih ingat dengan ketegangan suatu malam. ketika salah satu dari kita diintimidasi oleh segerombolan pengacau kita. Itu kali pertama aku mengalami suasana seperti itu.
Hebat. Takjub. Norak bertemankan ramai
Pengaduan luar yang menuntut kita memutuskan sesuatu. Dengan banyak argumen kita limpahkan satu-satu. Saling menguatkan untuk satu keputusan. Keadaan di luar semakin bergolak, dan ketakjuban itu memuncak saat aku melihat kekuatan angkatan datang bergerombol. Sampai-sampai ingin rasanya untuk pindah dengan mereka. Terang saja, menjadi bagian dari peristiwa-peristiwa lalu adalah hal yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. Tentu luar biasa, ternyata begini dunia miniatur negara.
Sebenarnya aku takut ini dusta. Dusta atas kesenangan dengan kalian bersama
Tapi aku yakin, pada saat ini kalian adalah segerombolan yang ingin aku temui.
Di tengah banyaknya ancaman kita, masih saja bisa-bisanya kita tertawa. Lupa atas apa yang tengah kita hadapi. Sesuatu yang aku takuti sekarang adalah ketika tiba saatnya kita berpisah sampai akhir masa kerja. Namun itu suatu hal yang pasti. Satu kalimat sebagai penutup ialah..
#Belum Punya Jargon :D
bersama dengan banyak rasa yang kita lalui. Masih ingat dengan ketegangan suatu malam. ketika salah satu dari kita diintimidasi oleh segerombolan pengacau kita. Itu kali pertama aku mengalami suasana seperti itu.
Hebat. Takjub. Norak bertemankan ramai
Pengaduan luar yang menuntut kita memutuskan sesuatu. Dengan banyak argumen kita limpahkan satu-satu. Saling menguatkan untuk satu keputusan. Keadaan di luar semakin bergolak, dan ketakjuban itu memuncak saat aku melihat kekuatan angkatan datang bergerombol. Sampai-sampai ingin rasanya untuk pindah dengan mereka. Terang saja, menjadi bagian dari peristiwa-peristiwa lalu adalah hal yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. Tentu luar biasa, ternyata begini dunia miniatur negara.
Sebenarnya aku takut ini dusta. Dusta atas kesenangan dengan kalian bersama
Tapi aku yakin, pada saat ini kalian adalah segerombolan yang ingin aku temui.
Di tengah banyaknya ancaman kita, masih saja bisa-bisanya kita tertawa. Lupa atas apa yang tengah kita hadapi. Sesuatu yang aku takuti sekarang adalah ketika tiba saatnya kita berpisah sampai akhir masa kerja. Namun itu suatu hal yang pasti. Satu kalimat sebagai penutup ialah..
#Belum Punya Jargon :D






0 komentar:
Posting Komentar